koleksi puisi

Kau Berjarak !

Banyak yang bilang
Kenapa kau tak kunjung memberikan salamku pada ibumu?
Lalu, mengapa tak kau biarkan aku berbincang dengannya?
Sedangkan kau berkata jujur, tentangku padanya lalu, kau bilang, dia senang padaku.
Kenapa kau tak kunjung memberi ijin tuk ku berkenalan dengannya, bertatap muka lalu berjalan jalan bersama?
Sempat kau lari lalu menghilang
Banyak yang bilang
Kenapa tak kau biarkan nomormu aktif sejenak untuk memberi kabar
Setidaknya, menggunakan indentitas lain tapi aku tetap tau, dia adalah kau.
Setidaknya, mencobalah. Berusahalah. Hanya memberi kabar.
Aku hanya meminta sedikit waktumu.
Lalu kau berjam jam melayani mereka pada akunmu.
Apakah kau masih mengelak untuk membenciku? Menjauh dariku?
Namun, di suatu malam.
Kau kembali hadir.
Kau hadir dengan lapangnya kata pembuka.
Hanya saja. Aku sudah terlalu lelah.
Aku lelah menunggu. Dan, aku lelah bertahan.
Aku lelah berlari dari kenyataan bahwa kau tak pernah menginginkanku.
Lalu, untuk apa aku menantimu???

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s